The Times Of Indonesia

Melihat Berita Lebih Dekat Nasional dan Internasional

The Times Of Indonesia

Melihat Berita Lebih Dekat Nasional dan Internasional

Nasional

Prabowo: Saya Lahir di Betawi, Asal Banyumas, Campur Minahasa, Darahnya Keras Semua

prabowo pidato
foto dok: Presiden RI

Presiden Prabowo Subianto membagikan kisah mengenai latar belakang keluarganya saat menghadiri Puncak Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 bertema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya” di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (13/7).

Dalam sambutannya, Prabowo mengatakan dirinya lahir di tanah Betawi dan memiliki garis keturunan Banyumas serta Minahasa. Menurutnya, perpaduan latar belakang tersebut membentuk karakter yang tegas.

“Saya ini lahir di Betawi tapi saya asal dari Banyumas, campur sama Minahasa. Waduh, ini darahnya darah keras semua ini,” ujar Prabowo yang disambut tawa para hadirin.

Meski demikian, Prabowo mengaku kini lebih mampu mengendalikan diri dibandingkan ketika masih muda.

“Tapi saya sudah, saya sudah, saya sudah, sudah tua, jadi sudah sabar. Sekarang saya sabar. Kadang-kadang aja kesabarannya hilang. Lupa sudah pensiun,” katanya sambil berseloroh.

Pada kesempatan yang sama, Presiden juga menegaskan bahwa pemerintah akan tetap menjalankan berbagai program yang dinilai bertujuan memperkuat bangsa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meskipun mendapat kritik dari berbagai pihak.

“Kalau kita mau buat satu program aliran untuk memperkuat bangsa sendiri, kita diejek, kita dijelek-jelekkin, kita difitnah, kita dihajar.”

Prabowo kemudian menambahkan bahwa kritik tersebut tidak akan mengubah komitmen pemerintah untuk melanjutkan program-program yang telah dirancang.

“Tapi emangnya gue pikirin? Saya katakan, emangnya gue pikirin. Kita jalan terus, Saudara-saudara sekalian.”

Menurut Prabowo, arah kebijakan pemerintah saat ini sejalan dengan cita-cita para pendiri bangsa, yakni mengutamakan kepentingan rakyat dan menjaga kehormatan Indonesia.

“Kita berada di jalan yang benar. Kita berada di jalan pendiri-pendiri bangsa kita. Kita berada di jalan yang lurus. Membela rakyat, kehormatan bagi bangsa Indonesia. Membela rakyat, kehormatan bagi setiap patriot.”

Menutup pidatonya, Prabowo kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat Indonesia melalui berbagai kebijakan yang diyakini membawa manfaat bagi masyarakat.

“Saya tidak akan ragu-ragu. Saya akan terus membela dan memperkuat bangsa Indonesia dan rakyat Indonesia.”

Acara peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat negara, di antaranya Jaksa Agung ST Burhanuddin, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta jajaran Kabinet Merah Putih lainnya.

Warisah

Warisah Independen Journalist

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *